Selasa, 23 Oktober 2012

CeritaQu RinduQU


Semakin ku rasakan kesedihan ini, semakin kurasakan kehampaan ini, semakin kurasakan pula ke tidak berdayaan aku.

Tapi aku harus kuat, aku harus bisa melewatinya, dan aku harus tetap bertahan hidup.

Walau kini tak kurasakan belaiannya disaat aku membutuhkan belaian tangannya
Walau kini tak kurasakan pelukan hangat darinya yang bisa menyamankanku
Walau kini tak bisa ku kecup pipinya yang membuatku senang
Walau kini tak bisa ku dengar lantunan ayat dan doa2 darinya yang membuat ku tenang dan terbangun di malam hari.

Mamah,,taukah kau setiap  desah nafas ini setiap detak jantung ini selalu teringat akan sosokmu
Sosok yang sangat amat aku rindukan, teramat sangat rindu mamah

Mamah hanya doa yang bisa aku kirimkan setiap shalat dan setiap aku mengingat dirimu
Mamah kebahagiaan yang Allah berikan saat ini semua ini berkatmu mamah
Berkat doa-doa yang selalu kau panjatkan untuk anak-anakmu
Berkat semua nasehat yang kau berikan pada kami.
Mamah kami yakin di alam sana kau sudah menemukan kebahagiaan melebihi kebahagiaan di alam dunia semasa mamah hidup.

Mamah ingin sekali rasanya aku berbagi cerita yang dulu setiap malam kita lakukan
Mamah yang selalu setia mendengarkan semua critaku
Mamah yang tak pernah bosan mendengarkan semua keluh kesah , semua cerita tentangku
Mamah yang selalu memberikan nasehat padaku.
Taukah engkau dari semenjak awal tau bahwa teteh dinyatakan hamil dan sampai sekarang selalu tth ingat, mamah ingin sekali menggendong cucu dari anak mamah.
Walau kini mamah tidak bisa merasakan tapi tth yakin mamah bisa melihat disana dan menyaksikan kebahagiaan anak-anak mamah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar